REDJO AGOENG MOTOR – Pusat Jual Beli Motor Bekas Berkualitas di Madiun

PUSAT JUAL BELI MOTOR & MOBIL BEKAS BERKUALITAS HARGA MURAH DI MADIUN & SEKITARNYA

UD. REDJO AGOENG MOTOR

Jl. Yos Sudarso No. 12B, Kel. Patihan, Kota Madiun, Jawa Timur

Menu

13 Tips Membeli Motor Bekas atau Second

Rabu, Oktober 9th 2013.

Seiring dengan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium banyak orang yang beralih dari menggunakan kendaraan roda 4 menjadi kendaraan roda 2 atau sepeda motor. Di beberapa pompa pengisian bahan bakar yang dikhususkan untuk sepeda motor dan angkutan umum masih menggunakan harga yang disubsidi oleh Pemerintah alias tidak mengalami kenaikan.

Sesuai dengan hukum pasar bila lebih banyak permintaan daripada penawaran maka barang menjadi langka atau mahal harganya. Begitupun halnya dengan sepeda motor, seiring dengan banyaknya orang yang ingin memiliki sepeda motor maka penawaran dan hargapun akan mengalami peningkatan. Bila kurang teliti dalam memilih bisa-bisa kita akan menyesal di kemudian hari.

Sebagaimana postingan kami sebelumnya tentang Tips Membeli Motor Matic Second dimana dijelaskan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membeli motor matic bekas, maka pada tips kali ini juga disajikan bagaiamana Tips Membeli Motor Bekas atau Second yang aman.

Banyak orang yang tertipu melihat penampilan sepeda motor bagian luarnya yang mentereng dan kinclong tanpa memperhatikan hal-hal lainnya seperti mesin, surat-surat serta sasis bagian dalam apakah masih mulus atau sudah berkarat. Nah agar Anda tidak tertipu dengan hal-hal seperti disebutkan di atas maka dalam Membeli Motor Bekas atau Second agar diperhatikan hal-hal sebagai berikut :

 

1. Cek harga yang berlaku di pasaran
Biasanya koran pagi seperti Pos Kota selalu mengiklankan motor/mobil yang akan dijual baik baru maupun bekas, ada baiknya Anda membaca sejenak untuk mengetahui kisaran harga sepeda motor bekas yang akan dibeli. Atau Anda bisa juga mencari melalui fasilitas internet seperti Google, Yahoo dan lain-lain. Hal ini untuk mencegah membeli dengan harga yang terlalu tinggi dari harga pasaran atau bila harga yang ditawarkan terlalu rendah maka patut dicurigai dan Anda harus lebih teliti dan berhati-hati.

price

2. Cek dan teliti kesamaan nomor rangka dan mesin motor dengan STNK dan BPKB
Hal lain yang juga perlu diperhatikan ketika membeli sepeda motor bekas adalah memeriksa kembali kecocokan nomor mesin dan nomor rangka dengan yang tertera di STNK dan BPKB, Jangan terkecoh dahulu dengan nomor yang sama karena di beberapa kasus ternyata nomor mesin bukan asli alias hasil ketokan ulang oleh oknum penadah pencurian sepeda motor. Anda bisa minta bantuan mekanik atau orang yang mengerti tentang hal ini untuk memastikan nomor mesin tersebut asli. Atau sebaiknya Anda membeli dari orang/dealer yang bisa dipercaya.

noka nosin

3. Periksa keaslian nomor polisi dan sepeda motor melalui SMS ke Polda.
Untuk lebih meyakinkan Anda mengenai sepeda motor bekas yang ingin dibeli maka Anda bisa melakukan pengecekan melalui layanan SMS Polda yaitu dengan mengirimkan SMS ke nomor 1717 dengan format : Metro [spasi] [nomor polisi] contohnya : Metro B4321INF (untuk wilayah DKI Jakarta) sedangkan untuk wilayah Jawa Timur ketika : JATIM (spasi) (nopol) contohnya : JATIM AE1234HH dan kirim ke 7070. Dalam beberapa saat Anda akan mendapat info mengenai kendaraan berupa nopol, warna kendaraan, masa berlaku pajak dan besaran PKB.

sms

4. Periksa kondisi fisik sepeda motor.
Kondisi fisik sangat mempengaruhi harga sebuah sepeda motor, semakin baik kondisinya maka harganya pun akan semakin mahal. Periksa juga bagian-bagian lain yang bisa mengindikasikan sepeda motor tersebut pernah jatuh atau bergesekan seperti kaca spion, pedal, handle belakang jok dan lain-lain. Bila perlu pastikan bahwa bagian-bagian pada sepeda motor adalah asli dan belum pernah diganti.

army_motorcycle_cruis-150x150

5. Periksa kondisi mesin dan oli motor.
Banyak orang tertipu dengan suara mesin yang halus, hal ini bisa diakali dengan mengisi mesin dengan oli secara berlebihan atau dengan jenis oli yang bukan peruntukannya misalnya dengan kekentalan yang lebih. Karena hal tersebut bisa membuat suara mesin yang terdengan kasar dan berisik bisa mnjadi halus.

oli1

6. Periksa speedometer apakah masih berfungsi.
Bila speedometer masih berfungsi dengan baik dan belum pernah dibongkar, maka lihatlah pada angka penunjuk akumulasi jarak yang tertera pada speedometer tersebut. Bila sudah melebihi 20.000 km itu tandanya komponen pada bagian mesin sudah banyak yang harus diganti. Hal ini perlu Anda pikirkan karena akan mengeluarkan dana yang cukup besar bila harus mengganti bagian-bagian pada mesin motor tersebut.

speedometer

7. Hidupkan mesin sepeda motor
Untuk memastikan mesin sepeda motor masih dalam kondisi baik Anda perlu menghidupkannya dan memperhatikan suara mesin apakah masih halus atau sudah kasar, untuk mesin 4 langkah tidak boleh ada asap yang keluar dari knalpot. Bila ada indikator RPM pada bagian dashboard perhatikan apakah mesin masih tetap menyala dengan RPM dibawah 1500 rpm. Bila hal-hal tersebut masih baik maka dapat dipastikan mesin sepeda motor masih dalam kondisi baik.

mesin

8. Jalankan sepeda motor dan teliti saat perpindahan gigi
Setelah memperhatikan suara mesin saat dihidupkan maka langkah selanjutnya test drive dengan menjalankan sepeda motor dan memperhatikan saat perpindahan gigi apakah mudah saat dipindah atau keras, hal ini untuk memeriksa plat kopling karena bila masih dalam kondisi baik maka perpindahan gigi akan mudah.

motor gp

9. Periksa sasis atau rangka sepeda motor dari kebengkokan.
Disamping memeriksa fisik dari kondisi bekas tergores atau jatuh maka hal yang perlu diperhatikan adalah memeriksa bagian sasis atau rangka sepeda motor apakah masih lurus, sudah bengkok atau pernah di press ulang. Anda bisa melihat posisi roda depan dengan roda belakang apakah masih sejajar atau tidak. Jalankan sepeda motor pada kecepatan sekitar 40km/jam kemudian rem dengan sedikit mendadak dan perhatikan apakah sepeda motor masih stabil untuk dikendalikan atau tidak. Hal ini sangat berguna untuk keamanan Anda saaat berkendara.

sasis

10. Periksa kebocoran mesin.
Mesin yang baik adalah yang kering dan tidak ada rembesan oli yang keluar dari sambungan mesin. Untuk itu setelah melakukan test drive yang agak lama perhatikan sambungan mesin apakah ada kebocoran atau tidak. Bila mesin masih tetap kering itu artinya masih dalam kondisi baik.

mesin

11. Periksa lampu, klakson, stater, kelistrikan dan aki.
Selain kondisi mesin yang masih baik hal yang tidak kalah pentingnya adalah kelengkapan lampu seperti lampu utama depan jauh dekat, lampu sen, lampu rem, lampu malam serta lampu-lampu yang ada pada bagian dashboard speedometer. Klakson serta stater bila masih berfungsi dengan baik itu berarti aki masih dalam kondisi baik. Tapi tidak ada salahnya untuk memeriksa kembali kondisi aki untuk memastikan air aki tidak kurang dan pelindung kabel positif masih baik.klakson

12. Pastikan anda membeli kendaraan bekas dari dealer bukan makelar.
Kenapa di dealer ? karena jika anda membeli dari dealer maka kendaraan tersebut biasanya sudah di cek no rangka dan no mesin. Alasan yang lain jika anda kurang puas dengan kendaraan tersebut maka Anda mudah untuk komplain. Adapun dari makelar maka kita tidak bisa komplain sewaktu-waktu.IMG_20130905_152616

 

13. Pastikan dealer tersebut mempunyai SIUP dan TDP.
Adanya SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan) dan TDP (Tanda Daftar Persusahaan) jaminan bagi Anda bahwa dealer yang bersangkutan resmi berbadan hukum. Anda tidak perlu kuatir jika sewaktu-waktu dealer tersebut pailit maka dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

 

Bila 13 langkah tersebut baik maka bisa dipastikan sepeda motor yang akan Anda beli masih dalam kondisi baik.
Semoga tips ini bermanfaat.

UD. REDJO AGOENG MOTOR  tempat terbaik untuk mencari sepeda motor bekas anda.

Mobil Terbaru

Rp 5,3 Jt
Tahun : 2010
Bahan Bakar : Bensin
Transmisi : Manual
Rp 7,5 juta
Tahun : 2010
Bahan Bakar : Bensin
Transmisi : Manual
Rp 8,5 Juta
Tahun : 2012
Bahan Bakar : Bensin
Transmisi : Manual
Rp 16 Juta
Tahun : 2016
Bahan Bakar : Pertamax
Transmisi : Matic
Rp 6.3 Jt`
Tahun : 2005
Bahan Bakar : Bensin
Transmisi : Manual
Rp 10 Juta
Tahun : 2014
Bahan Bakar : Bensin
Transmisi : Matic